Tuesday, November 1, 2016

Bagaiman Cara Shalat Berjemaah Hanya Dengan Dua Orang?





Pertanyaan:

Assalamu ‘alaikum, Ustadz. Bagaimana cara shalat berjemaah dua orang, baik laki-laki maupun perempuan? Apakah tetap pada 1 shaf? Jazakallah khairan.

aida (urul.**@***.com)

Jawaban:



http://i2.wp.com/www.tandapagar.com/sign/wp-content/uploads/2016/02/ranovpangestu.blogspotcom.jpg?resize=696%2C439

Wa’alaikumussalam warahmatullah.

Cara shalat berjemaah yang dilakukan dua orang, satu imam dan satu makmum, dirinci sebagai berikut:

1. Sesama jenis, keduanya laki-laki atau keduanya wanita. Posisi makmum tepat persis di samping kanan imam, dan tidak bergeser sedikit ke belakang. Ini sebagaimana riwayat dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anha; beliau menceritakan, “Saya pernah menginap di rumah Maimunah (bibi Ibnu Abbas dan istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam). Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan shalat tahajud, aku pun menyusul beliau dan berdiri di sebelah kiri beliau. Kemudian, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memindahkanku ke sebelah kanan, sejajar.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

2. Lain jenis, imam laki-laki dan makmum wanita. Posisi makmum, tepat di belakang imam, dan tidak perlu serong, baik ke kiri maupun ke kanan. Dalilnya adalah hadis dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi pernah shalat bersama Anas, “Beliau memosisikan diriku di sebelah kanan beliau, sementara ada seorang wanita yang menjadi makmum di belakang kami.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Hukum Seorang Muslim Lebih Mengutamakan Orang-Orang Kafir Daripada Kaum Muslimin




MENGUTAMAKAN ORANG-ORANG KAFIR DARIPADA KAUM MUSLIMIN

Oleh
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Pertanyaan.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Apa hukum mencintai orang-orang kafir dan lebih mengutamakan daripada kaum muslimin.?

Jawaban.
Tidak diragukan lagi, bahwa orang yang lebih mencintai orang-orang kafir daripada kaum muslimin, telah melakukan perbuatan haram yang besar, karena seharusnya ia mencintai kaum muslimin dan mencintai kebaikan bagi mereka sebagaimana bagi dirinya sendiri. Adapun lebih mencintai musuh-musuh Allah daripada kaum muslimin, tentunya ini bahaya besar dan haram, bahkan tidak boleh mencintai mereka walaupun tidak melebihi cintanya terhadap kaum muslimin, hal ini berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.

لَا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَاءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ ۚ أُولَٰئِكَ كَتَبَ فِي قُلُوبِهِمُ الْإِيمَانَ وَأَيَّدَهُمْ بِرُوحٍ مِنْهُ ۖ وَيُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ۚ أُولَٰئِكَ حِزْبُ اللَّهِ ۚ أَلَا إِنَّ حِزْبَ اللَّهِ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

“Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan RasulNya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. Mereka itulah orang-orang yang Allah telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dengan pertolongan yang datang daripadaNya. Dan dimasukkanNya mereka ke dalam surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah bahwa sesungguhnya golongan Allah itulah golongan yang beruntung”. [Al-Mujadilah/58 : 22]

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEyHcsY9udz8HgBoRXqEBYa6ewj9siOZMV2tSQcZnxj84k7GatkpR7_khlTro0FOrBOC-vws3-_BzCO31uO6JEYnCKkJgdJpRIlHcJEeNZzDqwLus3cZOsDlJAcXSD4Z60ApM-4lzI-3A/s1600/WALA-BARO7B.jpg

Dan firmanNya.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا عَدُوِّي وَعَدُوَّكُمْ أَوْلِيَاءَ تُلْقُونَ إِلَيْهِمْ بِالْمَوَدَّةِ وَقَدْ كَفَرُوا بِمَا جَاءَكُمْ مِنَ الْحَقِّ يُخْرِجُونَ الرَّسُولَ وَإِيَّاكُمْ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuhKu dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang ; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu”. [Al-Mumtahanah/60 : 1]

Demikian juga orang yang memuji mereka dan lebih mengutamakan mereka daripada kaum muslimin dalam bidang pekerjaan atau lainnya, berarti ia telah berbuat dosa dan berburuk sangka terhadap saudara-saudaranya sesama muslim dan berbaik sangka kepada orang-orang yang tidak pantas untuk disangka baik.

Seharusnya seorang mukmin lebih mendahulukan kaum muslimin daripada yang lainnya dalam segala urusan pekerjaan dan lainnya. Jika ada kekurangan pada kaum muslimin, maka hendaknya ia menasehati dan memperingatkan serta menjelaskan kepada mereka dengan tidak bersikap aniaya. Mudah-mudahan dengan demikian Allah menunjuki mereka melalui tangannya.

[Fatawa Syaikh Ibnu Utsaimin, Juz 3, hal 14]

[Disalin dari buku Al-Fatawa Asy-Syar’iyyah Fi Al-Masa’il Al-Ashriyyah Min Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram, Penyusun Khalid Al-Juraisy, Edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Terkini, Penerjemah Musthofa Aini, Penerbit Darul Haq]

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Satu Lagi Jenderal Asal Iran Telah Tewas di Suriah

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi9bHqxYi-mDEL5uiqbkwCDqPt1v0YXf6U0-0jtGJVYw3Uiq5oqV9eUII9CRXL_k_SQkv_q4QOgBtwFMKi3FsbDmbA1qnxutjgz3mlSsE8QbUjQ3RFpfnfHM0U6xFomz60Ji6nWcaD8BSE/s1600/iran-ali-jafari3.jpg

TEHERAN – Situs Iran Sabtu kemarin (29/10/2016) melaporkan bahwa Brigadir Jenderal Mohammed Ali Mohammad Husseini, komandan batalion komando di Pasukan Khusus Garda Revolusi Iran yang berjuang bersama rezim Assad di Suriah telah tewas.

Menurut situs Iran Tanweer yang dikutip Al-Arabiya, komandan Garda Revolusi di kota Kazerun di provinsi Fars juga mengeluarkan pernyataan yang menyatakan kematian Husseini. Namun pernyataan itu tidak menyebutkan kapan dan di mana ia terbunuh.

Media Iran mengatakan bahwa Husseini, komandan batalion Sejad, memainkan peran utama dalam pertempuran Nubl dan al-Zahraa di Aleppo, utara Suriah.

Husseini telah berpartisipasi dalam operasi Garda Revolusi melawan kelompok-kelompok oposisi Kurdi di barat laut Iran dan dia juga berpartisipasi dalam perang Irak-Iran.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhlqS01Lj1OAprs23sQXvWBzPTnCxra1ZgzZFWlsPt2ao8ZFbRKcNh1NhiXnaeRVXe2_LYZuoHed2PuauplUkFWsKf9rx2Gq0R-qe_KuPDLZ1Hks2GTnJIeFj0XjtYkOz2wD9ZGD0k7gkE/s400/22-35-15-f57d3190-b43a-4ef7-a3de-7ccfa5537d61-ABNS.jpg

Laporan kematian Husseini itu datang setelah Mayor Jenderal Gholam Reza Smaiie tewa selama menjadi misi penasihat untuk mendukung pasukan Suriah yang setia kepada Bashar al-Assad di Aleppo pada hari Rabu lalu.

Iran sendiri telah kehilangan puluhan jenderal, pejabat dan anggota pasukan elit selama beberapa bulan terakhir ketika mencoba untuk mengencangkan pengepungan di Aleppo dan mengusir kelompok oposisi dari wilayah itu.

Menurut beberapa statistik, tujuh perwira dari unit Pasukan Khusus Iran yang dikenal sebagai Baret Hijau yang dikirim ke Suriah pada bulan April lalu sejauh ini telah tewas. Sementara itu lebih dari 450 anggota Garda Revolusi Iran tewas sejak pertempuran di Aleppo dan sekitarnya pada bulan September tahun lalu.

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Wow! Tanda Kiamat Ini, Telah Dibenarkan Oleh NASA

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSu3uCKbZ0y1T9cDbX-WGQe4POaOEvgzGmTVbWxmjEifb9_Djt8rrb8D0pEh9xi4slX5uLP87YzUncNmLB27Co-03V38qmdeDaR6wQogpaBkvbzSrpBdChqBo7rf57X66o0GdyYLOk6X4M/s1600/45.jpg

SEBAGAI seorang muslim, tentu kita meyakini bahwa dunia ini pasti memiliki batas akhir. Sama halnya seperti manusia, akhir dari kehidupan tidak diketahui waktunya. Allah Subhanahu wa Ta’ala merahasiakan hal ini. Bahkan, para Rasul-Nya juga tidak mengetahui hari penting itu.

Meski begitu, kita telah diberitahu tanda-tanda akan tibanya hari kiamat. Di mana Rasulullah ﷺ telah menyampaikannya melalui hadis-hadis yang telah disampaikan. Begitu banyak tanda yang menunjukkan kedatangannya. Ada yang kini mulai terlihat, ada pula yang belum. Salah satu tanda yang belum terjadi adalah adanya tiupan sangkakala.

Dalam hadis shahih diriwayatkan, Abu Hurairah Radhiyallaahu ‘Anhu berkata, Rasulullah bersabda, “Ketika Allah telah selesai menjadikan langit dan bumi, Allah menjadikan sangkakala (terompet) dan diserahkan kepada malaikat Israfil, kemudian ia letakkan dimulutnya sambil melihat ke Arsy menantikan bilakah ia diperintah.”

Saya bertanya, “Ya Rasulullah apakah sangkakala itu?” Jawab Rasulullah, “Bagaikan tanduk dari cahaya.” Saya tanya, “Bagaimana besarnya?” Jawab Rasulullah, “Sangat besar bulatannya, demi Allah yang mengutusku sebagai nabi, besar bulatannya itu seluas langit dan bumi, dan akan ditiup hingga tiga kali. Pertama, nafkhatul faza’ (untuk menakutkan). Kedua, nafkhatus sa’aq (untuk mematikan). Ketiga, nafkhatul ba’ats (untuk menghidupkan kembali atau membangkitkan).”

Sedangkan dalam Al-Quran tentang kiamat Allah berfirman, “Dan pada hari ketika terompet ditiup, maka terkejutlah semua yang di langit dan semua yang di bumi kecuali mereka yang di kehendaki Allah. Dan mereka semua datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri,” (QS. An-Naml: 87).

Dalam hadis di atas disebutkan bahwa sangkakala atau terompet malaikat Israfil itu bentuknya seperti tanduk dan terbuat dari cahaya. Ukuran bulatannya seluas langit dan bumi. Bentuk laksana tanduk mengingatkan kita pada terompet orang–orang jaman dahulu yang terbuat dari tanduk. Dan hal ini sesuai dengan hasil penelitian ilmiah yang dikemukakan oleh Prof. Fraink Steiner tentang alam semesta berbentuk terompet dengan menggunakan alat “Wilkinson Microwave Anisotropy Prob” (WMAP), milik NASA.



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXFUF8ljfZ3xfaK2Bt1xn2fCtVbXgTsEfc3zDbcp33phyphenhyphenKhDYtxNS5S8zB6Q8sioJgCJqmsW4CJOpC2Z4IHLSbdQSwdomN88yJ7p8amIDS4zb1Hfhz0ZliUmOhtc8QriZWR4h4gtU1WO-9/s1600/matahari-terbit-dari-barat.JPG

Hal tersebut sesuai dengan firman Allah dalam surah An-Naml dan sabda Rasulullah ﷺ tentang gambaran mengenai kiamat, Maha Suci Allah pemilik semesta bahwa tidak ada keraguan sedikit pun dalam Al-Quran. Fakta-fakta tersebut kini telah banyak dibuktikan oleh para ilmuan padahal penjelasan tentang alam semesta telah ada dalam Al-Quran yang diturunkan sejak ribuan tahun lalu.

Menjelang kiamat, Rasulullah memberi penjelasan bahwasannya kiamat akan terjadi saat terlihat matahari terbit dari barat.

“Tidak akan terjadi kiamat sehingga matahari terbit dari tempat terbenamnya, apabila ia telah terbit dari barat dan semua manusia melihat hal itu maka semua mereka akan beriman, dan itulah waktu yang tidak ada gunanya iman seseorang yang belum pernah beriman sebelum itu,” (Riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah. Dan riwayat Ahmad, Abu Dawud dan Ibn Majah).

Peristiwa matahari akan terbit dari barat sudah dibenarkan oleh sala seorang ilmuwan NASA melalui penelitiannya, Demitri Bolykov. Hasil tersebut menyebutkan bahwa pergerakan bumi tiap tahun bertambah cepat dan pada suatu saat akan mengakibatkan dua kutub magnet (poros) bumi berganti tempat. Bolykov menyebut “gerak” perputaran bumi akan mengarah pada arah yang berlawanan.



Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Parah! Beredar Di Dunia Maya Video Anak SD Yang Berani Lawan Gurunya

http://ponorogopos.com/wp-content/uploads/2016/10/750xauto-anak-sd-ini-berani-melawan-hingga-umpat-monyet-pada-guru-duh-miris-1610215.jpg

JIKA sebelumnya banyak terdapat kasus guru aniaya murid, lain halnya dengan yang terjadi sekarang. Masyarakat dihebohkan dengan kasus murid SD melawan sang guru.

Video insiden murid lawan guru itu tersebar ke jejaring media sosial. Akun Facebook bernama Yvci Chapter RimboBujang lah yang pertama kali mengunggah video tersebut. Dari video bisa terlihat seorang siswa SD tengah berdiri sembari berlaku kasar kepada ibu gurunya.

Sang ibu guru meminta anak itu untuk duduk. Namun bukannya patuh, anak itu justru menunjukkan reaksi seolah-olah menantang berkelahi.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPnHQ3io4xa_3B4RnZFccaCBempVCCnYaBok6gHOCA4N6k5xpneSl1UjZJJT1A09WWklGboOttAc1h4qxl16Vi1MG_UgHyRGkNL5ixcyB6DWuo72GxysWF4oSabvtqFAwxIijAUVOEcMc/s1600/Beredar+video+melalui+Facebook+berisi+tayangan+siswa+Sekolah+Dasar+%2528SD%2529+melawan+ibu+gurunya.+Entah+apa+masalahnya%252C+anak+itu+terlihat+amat+marah+saat+hendak+dinasihati+oleh+Ibu+Guru+itu..jpg

Video tersebut mendapatkan ekspresi kekecewaan dari 2.300 pengguna Facebook. Bahkan, video ini telah dibagikan 17.712 kali dan mendapat 398 komentar.

Pemilik akun Arman Gombong Jarang Pulang menambahkan kekecewaannya dengan menulis, “Dulu di marahin guru ga ada yg berani liat mukanya,,sekarang anak sd udh berani melawan..,”

Sampai saat ini belum diketahui di mana sebenarnya lokasi video tersebut diambil.

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Kisah Patah Hatinya Seorang Umar bin Abdul Aziz


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEifdcridUvrCJMyASpCU2XI4C-uvTQwVgw2Z5Or_C5ALdXgekphHu3BP1gIrWUvFR2oNa9cXBS8oBiaSxgPghbMV4GqylhwiMlDKb0wxbDbym9HDY_-OtXSTxRy94_d3VQI60nSYpKVPPY/s320/hatibening.jpg

DIKISAHKAN bahwa Umar bin Abdul Aziz pernah jatuh cinta dengan sangat berat dan mendalam terhadap budak perempuan milik istrinya, Fathimah binti Abdul Malik.

Perempuan itu memang hanyalah seorang amah, seorang budak perempuan, namun, ia sangat cantik jelita, mengalahkan banyak wanita merdeka di zamannya, dan budak itu milik Fathimah binti Abdul Malik bin Marwan, istri Umar bin Abdul Aziz.

Sebelum Umar bin Abdul Aziz menjadi khalifah, berkali-kali ia meminta kepada Fathimah, istrinya, agar sang istri menghibahkan budak perempuan itu kepadanya, atau menjualnya kepadanya.

Namun, karena budak itu sangat cantik jelita, dan sang istri mengetahui betapa berat dan mendalam “rasa cinta” Umar bin Abdul Aziz kepadanya, sang istri tidak mau memenuhi permintaan sang suami. Wajar lah, wanita mempunyai rasa cemburu, dan ia takut “kalah bersaing” dengan sang budak itu.

Sang amah atau budak perempuan itu pun mengetahui betapa berat dan mendalam “rasa cinta” Umar bin Abdul Aziz kepadanya.

Sampai akhirnya, tibalah masa di mana tanggung jawab kehilafahan jatuh pada Umar bin Abdul Aziz.
Perlu diketahui bahwa dulunya gaya hidup Umar bin Abdul Aziz adalah gaya hidup istana, penuh dengan kemewahan dan bergelimang dalam harta dan fasilitas.

Setelah Umar bin Abdul Aziz menjadi miskin, dan hari demi hari disibukkan oleh upayanya menjadi seorang khalifah yang adil, istrinya, Fathimah bin Abdul Malik, merasa iba dan kasihan kepadanya. Maka dihibahkanlah budaknya yang cantik jelita itu kepada Umar bin Abdul Aziz.

Di luar dugaan sang istri dan budaknya sekaligus, ternyata Umar bin Abdul Aziz menolak hibah tersebut.
Sebenarnya, kalau saja sang istri dan sang budak itu mengetahui hal yang sebenarnya, keduanya tidak perlu terkejut, sebab, momentum penghibahan itu terjadi setelah Umar bin Abdul Aziz bercita-cita ingin masuk syurga. Sementara Umar bin Abdul Aziz tahu betul bahwa syurga itu diperuntukkan bagi seseorang yang memenuhi kriteria tertentu, yang diantaranya adalah firman Allah subhanahu wa ta'ala:

“Dan Adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, Maka Sesungguhnya syurgalah tempat tinggal(nya),” (Q.S. An-Nazi’at: 40 – 41).

Bahkan Umar bin Abdul Aziz bertindak lebih jauh dari sekedar menolak hibah istrinya itu, meskipun hibah itu sendiri adalah budak perempuan yang sangat cantik jelita dan yang “dicinta”-nya secara berat dan mendalam.

Umar meminta kepada Fathimah untuk menjelaskan asal muasal budak perempuan itu, yang kemudian diketahui bahwa ia pada asalnya adalah tawanan perang yang kemudian menjadi budak. Dan pada saat para tawanan itu dibagi-bagikan kepada para prajurit, ia terjatuh menjadi bagian dari seorang prajurit.

Tetapi, dengan alasan menghilangkan kecemburuan prajurit lainnya, budak perempuan itu akhirnya diambil oleh khalifah Abdul Malik bin Marwan, yang lalu dihibahkan kepada putrinya, Fathimah.

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhPTHri3fp4Sui0xz193k30FhqbMHM0bInfXTuh6p2vey3a7PLkhS9PnrH5om5l9hJK50vs5I47K_ELLksS7Tp1D4klCLPndEgK-NILlULUVRwyFb-f1Q-l4N92fnmTLc336GNi809AFpJs/s1600/umar+bin+Abdul+Aziz.jpg

Mendengar penjelasan itu, maka Umar bin Abdul Aziz meminta agar prajurit itu dipanggil untuk menerima kembali jatah dan bagiannya yang selama ini tertunda.

Prajurit itu pun datang, maka oleh Umar bin Abdul Aziz, diserahkanlah budak perempuan yang cantik jelita itu kepadanya.

Sang prajurit pun berkata,” Wahai amirul mukminin, budak perempuan itu adalah milik anda, maka terimalah.”

Namun Umar tetap menolak.

Prajurit itu pun berkata, “Kalo begitu, belilah ia dariku, dan aku dengan senang hati akan menerima akad jual beli ini.”

Tawaran ini pun ditolak oleh Umar. Dan ia pun bersikeras agar sang prajurit itu membawa pergi budak perempuan tersebut.

Budak perempuan itu pun menangis dan berkata, “Kalau begini jadinya, mana bukti cintamu selama ini wahai amirul mukminin?”

Umar menjawab, “Cinta itu tetap ada di dalam hatiku, bahkan jauh lebih kuat daripada yang dahulu-dahulu, akan tetapi, kalau aku menerimamu, aku khawatir tidak termasuk dalam golongan orang yang “menahan dirinya dari keinginan hawa nafsu”.

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Jika 4 Hal Ini Telah Terjadi, Tandanya Kiamat Sebentar Lagi akan Datang


http://cdn0-a.production.liputan6.static6.com/medias/1042123/big/097889700_1446538787-global__warming_4.jpg

YAWM al-Qiyāmah (Arab: يوم القيامة‎) adalah “Hari Kebangkitan” seluruh umat manusia dari Adam hingga manusia terakhir. Ajaran ini diyakini oleh umat Islam, Kristen dan Yahudi. Al-Qiyāmah juga nama dari salah satu ayat ke 75 di dalam kitab suci Al-Qur’an.

Kalimat kiamat di dalam bahasa Indonesia adalah hari kehancuran dunia, kata ini diserap dari bahasa Arab “Yaum al Qiyamah”, yang arti sebenarnya adalah hari kebangkitan umat.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh2S1APQ5K0hVadn9W20OO5LXJXl2phyphenhyphenYYRDprDvxkMCSfx4NBaXh874C2XZqPYtxsJfA9jVhuthl9ODinWk8VBuBDxpsmJ4L7qtZuohotnrCuxin1BxLkb8DKuZAGjztsuVMQBM00lvYki/w1200-h630-p-nu/kiamat.jpg

Sedangkan hari kiamat (kehancuran alam semesta beserta isinya) dalam bahasa Arab adalah “As-Saa’ah”. Dan Rasullulah memberikan gambaran mengenai tanda-tanda datangnya kiamat.

HR. Bukhari no: 80

إن من أشراط الساعة : أن يرفع العلم ويثبت الجهل ، ويشرب الخمر ، ويظهر الزنا

“Tanda-tanda datangnya kiamat di antaranya: ilmu agama mulai hilang, dan kebodohan terhadap agama merajalela, banyak orang minum khamr, dan banyak orang yang berzina terang-terangan”.

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !