Showing posts with label Tokoh. Show all posts
Showing posts with label Tokoh. Show all posts

Thursday, November 3, 2016

Habib Rizieq: Kami Komitmen Aksi Akan Berjalan Damai, Kami Enggak Mau Rusuh


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhu64bIaMd1CfeZ_qK_CgO0JqZx7_ks_1IgUwXw9DXsOd4bjgH3tCbJgpcMmQU8DBQCb0-5PPkePPiw4HQ73TzlVysL0xtNLWltDyjkFoqlioXUy7BgPc9mne0ssWN7hoJvESlNro8CCNQ/s1600/fpi-sebarkan-rekaman-suara-habib-rizieq-haramkan-ganggu-natal.jpg

JAKARTA—Habib Rizieq Shihab, Ketua ormas Front Pembela Islam (FPI), mengeluarkan pernyataan tegas bahwa aksi 4 November 2016 hari ini berlangsung tertib dan aman. Habib menegaskan bahwa aksi ini damai.

“Kami komitmen (melakukan) aksi damai. Kami enggak mau rusuh,” kata Habib, Kamis (3/11/2016), kepada Antaranews.

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiz3QjEUN4yZL3-7Kjgu1gOAiRnUeszIbUEhkCHunmHAZ0BpaUZzzukEVxGKPqVwN6vQ9fK1x6K1WNULsNLgcmJ1uOqHdGeaw2marPc8tPwKEj1EbKXGKO5fez_gowEFskILkipnNl08SLw/s1600/habib-rizieq.jpg

Habib meminta bahwa Polri dan TNI yang bertugas mengamankan jalannya aksi unjuk rasa tidak bersikap represif.

Ini, menurut Habib, akan membuat aksi demonstrasi yang rencananya akan dimulai usai shalat Jumat dapat berjalan tertib dan damai.

“TNI-Polri harus kooperatif di lapangan, jangan ada tindakan represif,” ujarnya.

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Syaikh Ikrimah Shabri Kecam Rencana Dari Walikota Yerusalem Yang Melarang Azan


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9GxnlgHvbjq-nXRqkZmhgdNCTCAmUFs76StY2PyEpMzxp3vuaNZ7BDoCB_1EHzMbsRtBlqUgqgbSMLyvjOwTCNaJRSiZcVq293tMpoG9wrU_wejmAFYTq0BOyUhoTndTqAlLnfanZUNs/s1600/masjid+al+aqsa.PNG

YERUSALEM – Syaikh Ikrimah Shabri, kepala Dewan Tertinggi Muslim di Yerusalem, mengecam rencana Israel untuk melarang azan di kota suci tersebut.

“Panggilan azan adalah salah satu aspek yang paling penting dari agama Islam,” kata Sabri kepada Anadolu Agency.

“Israel tidak memiliki hak untuk mencampuri urusan agama kami,” ujarnya. “Kami akan berdiri tegas terhadap setiap upaya Israel melarang azan di masjid-masjid yang ada di Yerusalem.”

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7CfHSGK-C9I8Isy9d75_-t_QIZUfv7OvJyTWFIXCo7Zc6y8B-aIsdF57yrQf61BZzOHsIddCmHFan1QPJHgKkDARXubfz11Q1VmiEcUFXYDMThW6V6ulJPAfAtz5f-YwFyjtdOQBw1Qk/s320/ikrim.jpg

Shabri menegaskan bahwa sumber utama “kebisingan tak tertahankan” adalah gencarnya suara gemuruh pesawat tempur Israel di atas langit Palestina.

“Jika Barkat (walikota Yerusalem) ingin berbicara tentang ‘kebisingan tak tertahankan’, ia harus menghentikan pesawat tempur Israel terbang di atas kawasan kamu, menghentikan tank pendudukan melalui jalan-jalan kami, melarang buldoser meratakan rumah kami, dan menghentikan pasukan tentara menembaki orang-orang kami,” tandas Shabri.

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Syeikh Raid Salah: Saat Ini Al-Aqsha Berada dalam Bahaya Besar


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkIGTzLVgT7ZUt0FgiieWKLJgnGNGRORpqhQluTY8NNMfPO5fwCEchkGEuFWAW5E9mNIAmObe29EWNZSIVfaDqSHNaCqI6nlEQa1lUGeqkT-Q2hf0bj-yzbm8Dn3EDMQNS0OePnVBFOo0/s1600/pales.jpg

PALESTINA—Kepala Gerakan Islam Garis Hijau Syeikh Raed Salah dilaporkan telah memperingatkan bahwa Masjid al-Aqsha berada dalam bahaya besar. Syeikh Salah mengatakan bahwa periode saat ini sangat penting bagi umat Islam, PIC melaporkan pada Rabu (2/11/2016).

Setelah Syeikh Salah mengunjungi penjara Raymond, pengacara Salah menyerukan rakyat Palestina, Arab dan negara-negara Islam lain untuk membela hak Masjid al-Aqsha sebagai milik umat Islam.

Dia mengatakan bahwa resolusi UNESCO baru-baru ini di Yerusalem datang untuk mendukung hak abadi warga Palestina ini.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgR6hyxXHlX5jyckeqH4hpPB17hF87RFdyM02s2F-TVTg2yki3j9TcI2BxOyaDB2lOlZI_XHfN6mAMevNbTnVPDsCm1jSgeVyQUrB6MZzquA9iMxQiZeniSnJ4cYjtqD457WcehE-p8HVg/s1600/syeikh-raid-salah2.jpg

“Penolakan Israel dari keputusan UNESCO adalah deklarasi perang terhadap rakyat Palestina dan negara-negara Islam lainnya,” katanya.

Syeikh Salah juga memperingatkan upaya berkelanjutan Israel untuk menguasai Al-Aqsha.

Di sisi lain, Syeikh Salah mengatakan bahwa kejahatan perang Israel tidak akan bisa berhenti untuk sementara. Pelanggaran Israel hanya akan berhenti pada akhir pendudukan.

Oktober lalu 2015, Pengadilan Negeri Israel menghukum Syeikh Salah dengan hukuman sebelas bulan penjara karena dituduh “menghasut kekerasan,” terhadap Israel.

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

SBY Ajak Masyarakat Untuk Pahami Alasan Aksi 4 November


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEifHvyQZ82VIsB7xNiHG7m66uQ7BicJQA4LGEosqyQLsjiU1UTJPbVdrbVTvSG2PtQD2IrUhdqeNTz7zKOjwhRmXbj27xaoab2igQZgb-7HDECpzXlaHjHqAjwExBxLnZa_kZZaCW73jR1M/s1600/SBY.jpg

BOGOR—Mantan Presiden Indonesia yang ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak masyarakat melihat inti permasalahan dari rencana aksi unjuk rasa yang akan terjadi pada 4 November mendatang.

SBY mengajak masyarakat untuk memahami alasan dan tuntutan aksi unjuk rasa tersebut.

“Apa masalah yang kita hadapi. Apa masalahnya saudara-saudara dan kenapa di seluruh tanah air tak hanya di Jakarta rakyat melakukan protes dan unjuk rasa. Unjuk rasa tidak mungkin tidak ada sebabnya. Mari kita lihat dari sebab akibat. Pasti ada protes pasti ada yang dituntut,” kata SBY di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (2/11/2016).

SBY meminta pemerintah sekarang lebih peka terhadap rakyatnya. Pemerintah harus mendengarkan demonstrasi.

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLQvzCWKjvue-KPKgxo6dpmEK7uV4lLBqB1iqqwUYH1rf1RdN2kAooMNX7cw-mvuisgLb4_H155tm4-XZGNQM7y2ALxNxOiy59q4XEpxeHWQ0cyPUc_DrOvGGWApyosWIn_YO9huv8F04/s640/SBY+bicara.jpg

“Kalau sama sekali tidak didengar atau malah diabaikan sampai Lebaran kuda masih akan ada unjuk rasa. Ini pengalaman saya 10 tahun menjadi pemimpin, banyak juga unjuk  rasa. Lima tahun jadi Menko Polhukam juga dahulu banyak unjuk rasa,” imbuh SBY seperti dilansir Vivanews.

Itu disampaikan SBY mengomentari aksi unjuk rasa 4 November 2016 yang menuntut agar Kepolisian menangkap Gubernur nonaktif Ahok atas dugaan penistaan agama.

“Tidak mungkin ribuan masyarakat tiba-tiba berkumpul happy-happy, hanya untuk jalan-jalan atau hanya untuk melihat Jakarta,” demikian SBY.

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Habib Rizieq: Aksi 4 November Bukan Dalam Rangka Aksi Anti Cina ataupun Anti Kristen


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiz3QjEUN4yZL3-7Kjgu1gOAiRnUeszIbUEhkCHunmHAZ0BpaUZzzukEVxGKPqVwN6vQ9fK1x6K1WNULsNLgcmJ1uOqHdGeaw2marPc8tPwKEj1EbKXGKO5fez_gowEFskILkipnNl08SLw/s1600/habib-rizieq.jpg

JAKARTA – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) yang juga pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Habib Rizieq Syihab, menegaskan bahwa aksi tanggal 4 November mendatang adalah aksi konstitusional penegakan hukum terhadap Ahok yang sudah melakukan pelecehan terhadap Al-Quran.

“Aksi bela Islam pada tanggal 4 November nanti murni aksi jihad konstitusional bukan aksi SARA, bukan aksi anti Cina, aksi anti Kristen. Dan kami mengklarifikasikan bahwa kami tidak ada rencana chaos, kami datang ke Istana Negara untuk meminta tanggung jawab Presiden,” tegas Habib Rizieq dalam konferensi pers konsolidasi jelang aksi pada Selasa malam kemarin (1/11/2016) di Hotel Grand Sultan, Jakarta.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgLJcWtNn9pftDri00Rb0Sm_7FvvFMv2XGydarrl1jvXUxzuGSpzRW3dqiIxs8SPU0AbsXqAMDNoa9v8AJRMcdDZlkZeH74ue-X9L6iDcNkCPCiokhY_jrNV7I7IlJPimQ8lIoBvaHH21qV/s1600/habib_rizieq-aksi_20131120_052142.JPG

Habib Rizieq menilai presiden Jokowi gagal paham dalam mensikapi aksi 4 November mendatang. Alih-alih melihat akar permasalahan yaitu penistaan agama, tapi Jokowi malah mengeluarkan pernyataan kalau demonstrasi bukan aksi yang memaksakan kehendak dengan melakukan kekerasan.

“Pernyataan ini sangat menyinggung kita, seolah-olah kita memang berniat untuk melakukan kerusuhan dan pengrusakan dalam aksi nanti,” terang Habib.

Dengan mendekat ke pimpinan Parpol, Jokowi menurut Habib Rizieq sangat salah karena gerakan menuntut Ahok dihukum bukanlah gerakan parpol. “Nggak mungkin parpol bisa menggerakan aksi sebesar ini.  Jokowi sudah gagal paham kalau kata orang betawi goblok,” tandas beliau.

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Wednesday, November 2, 2016

Soal Aksi 4 November, Fadli Zon: DPR Sudah Kirim Surat ke Jokowi, Jadi Presiden Jangan Kabur

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiE2E-CqJMRu68PrCHYH9UuIUjyOOvo-nLhcanWfnlCyWuIlkfg6R4Eu_vbmBfO3lwal5kK8_cR0eQr4CpTv8vRlXdVz4OoQZJjXZ-agt_cE0BEoIhqonsAiRwHGMX29SiD7Ve-0bF7xFo/s640/fadli+zon.jpg

JAKARTA—Fadli Zon, Wakil Ketua DPR, mengaku telah mengirim surat ke Presiden Jokowi mengenai rencana demonstrasi 4 November mendatang. Surat tersebut berisi permintaan dari para Kiai, Habib, dan tokoh-tokoh Umat Islam, agar peserta aksi damai ini mendapatkan perlindungan dan pengawalan dari aparat kepolisian.

Para tokoh Umat Islam itu juga menyampaikan keinginan mereka untuk bertemu langsung dengan Jokowi, guna menyampaikan aspirasi proses hukum dugaan penistaan agama oleh Ahok.

Selain itu, surat tersebut meminta presiden tak mengintervensi hukum untuk melindungi Ahok, mengingat persamaan setiap warga negara di depan hukum.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgjCiz6EesnETG5hQgJhsYWp3cUvmDkXgBBo-Dj72r2Ggt6FpnaiiXFIG-aMkkR0WsKaqbGZguOHjbblocmQumPfV51zXfQpAD3G-OKW7gxXAvuKjRVcEZ_IOCI1gK1dGifRbbcSvlR0s/s640/demo-besar-besaran-4-november-prote.jpg

”Saya sudah menyampaikan aspirasi itu dalam bentuk surat kepada Presiden, apa yang sudah menjadi aspirasi masyarakat, agar Presiden mengklarifikasi, tidak mengintervensi kasus Ahok,” kata Fadli, lansir Republika, Senin (31/10/2016).

Memenuhi keinginan para ulama oleh Jokowi, menurut Fadli Zon, itu merupakan tindakan yang sangat tepat. Sebab, hal itu diyakini dapat menyelesaikan masalah.

Fadli Zon mendesak Presiden Joko Widodo untuk menerima pendemo dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) pada 4 November nanti.

”Jadi Presiden jangan kabur, harus ada di Istana kemudian menerima mereka. Saya kira itu bagus. Itu bisa menjadi solusi cepat. Jadi jangan nanti dicari acara, ada di luar negeri, di luar kota atau di mana, terima saja,” pungkas Fadli Zon.



Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Bob Hasan: Anton Medan Jangan Coba-coba Bersikap Provokasi Tentang Aksi 4 November


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhGvwTg_vR5jVShdQ_sNVS6DpL8mYEGHT2RT7il1amxO54-4ewXgJc9XgEqdohiY7ss5YtmB03DWL0SirNOnD_TqtgqEFMju5L4QrDYMe_XnL1ujoevhNqRASJ6NTCiViOTDkEAqjtIoX4/s400/Screenshot_55.jpg

JAKARTA – Terkait dengan rencana unjuk rasa pada 4 November 2016 mendatang, banyak pihak yang seolah kebakaran jenggot. Banyak yang tidak memahami apa itu aksi atau unjuk rasa dan harus diluruskan mengapa sampai bisa terjadi rencana aksi besar-besaran pada hari Jum’at tersebut.

Sekretaris Jenderal DPP Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (DPP ARUN), Bob Hasan, SH, MH mengatakan bahwa rencana aksi unjuk rasa kedua tersebut merupakan akibat dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang pada saat itu masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Unjuk rasa untuk kedua kalinya ini merupakan suatu dorongan penegakan hukum tidak ada maksud lain. Meskipun ada beberapa pihak yang memanfaatkan untuk kepentingan Pilkada DKI mendatang. Namum umat Islam wajib membela Agamanya,” ujar Bob Hasan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (1/11/2016).

Terkait dengan pernyataan Anton Medan yang mengatakan akan menggunakan hukum rimba, Bob menilai pernyataan Anton Medan tersebut sangatlah provokatif.

“Saya menyarankan untuk pak Anton Medan untuk tidak sesumbar, apalagi sebagai sesama umat Muslim sudah pasti paham akan keadaan ini,” kata Bob Hasan.

Umat Muslim Indonesia, Bob melanjutkan, adalah umat yang penuh toleransi dan persoalan ini lebih mengarah untuk mendorong penegakan hukum yang adil.

Bob juga meminta kepada para tim sukses Calon Gubernur DKI Jakarta untuk tidak menyangkut pautkan persoalan politik dan tetap menghargai hukum.

“Penegakkan hukum di negara ini sedang diuji, mohon kita jadikan hikmah, jangan dijadikan ajang jago-jagoan,” pesan Bob.

Ia menyatakan, jika DPP ARUN sangat mengecam hal-hal yang berbau provokatif. Umat Muslim Indonesia adalah umat yang berkontribusi besar bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia dan anti provokatif. Hal itu bisa dilihat dari unjuk rasa yang dilakukan beberapa minggu yang lalu.

“Kalo saja ada ungkapan-ungkapan yang tidak mengenakkan untuk Ahok, maka lihatlah Ahok sebagai pribadinya, bukan Ahok sebagai orang cina, dan bukan Ahok sebagai umat non muslim. Saya yakin umat Muslim Indonesia adalah umat yang penuh damai dan kasi sayang. Selain itu mari kita lihat unjuk rasa sebagai bagian daripada demokrasi,” pungkasnya.



Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Zaskia Adia Mecca: Pelaku Penista Agama, Berseberangan dengan Saya


http://media.viva.co.id/thumbs2/2015/01/14/289806_zaskia-adya-mecca-di-peluncuran-perdana-film-hijab_663_382.jpg

JAKARTA–Belum lama ini, beredar video Zaskia Adia Mecca yang dinilai mendukung kinerja Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. Mengenai hal itu, istri Hanung Barmantyo itu mengatakan, video tersebut dibuat setahun yang lalu.

“Jadi sangat tidak relevan apabila disandingkan dengan peristiwa Bapak Ahok yang menyebut surat Al Maidah (ayat 51),” terangnya dalam video klarifikasinya itu, Selasa (01/11/2016).

Zaskia menegaskan, dirinya seorang Muslim, ia percaya bahwa Islam agama sempurna. Dia juga percaya akan kebenaran Alquran, hadist, dan juga sunnah.

“Jadi apabila ada orang yang menistakan agama saya, Alquran, hadist, dan juga sunnah, sudah pasti orang tersebut akan berseberangan dengan saya,” katanya.

 https://ocimblog.files.wordpress.com/2014/08/zaskia-mecca.jpg?w=630

Zaskia berharap, Indonesia dengan masyarakat yang beragam dan budaya ini, tetap bisa menjaga keutuhan, tidak mudah difitnah, tidak mudah dihasut, dan tak mudah dipecah-belah dan bisa menjadi masyarakat yang adil.

Sebelumnya, dalam video yang direkam pada tahun lalu, Zaskia membuat pengakuan tentang kekagumannya terhadap kinerja Ahok. Dia pun menghadiri sebuah acara yang sepertinya diadakan Teman Ahok.

“Kenapa saya berada di sini, dan saya bagian dari Teman Ahok? Terus terang Ahok sosok yang mengagumkan buat saya dan punya kesan tersendiri buat saya,” kata desainer baju Muslimah tersebut.

Zaskia melanjutkan, “Saya merasakan sekali efek positif kehadiran Pak Ahok.”

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Kisah Ibnu Taimiyah Dan Seorang Pencaci Nabi


demonstrasi

Tepatnya di tahun 693H, waktu itu Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berusia 32 tahun. Terjadi kisah ‘Assaf seorang Nashrani.

Al Imam Ibnu Katsir bercerita:

كان هذا الرجل من أهل السويداء قد شهد عليه جماعة أنه سب النبي صلى الله عليه وسلم ، وقد استجار عساف هذا بابن أحمد بن حجي أمير آل علي ، فاجتمع الشيخ تقي الدين ابن تيمية ، والشيخ زين الدين الفارقي شيخ دار الحديث ، فدخلا على الأمير عز الدين أيبك الحموي نائب السلطنة

“‘Assaf ini seorang penduduk Suwaida. Banyak orang yang menyaksikan ia mencaci Nabi shallalllahu’alaihi wasallam. Lalu si ‘Assaf minta perlindungan kepada Ibnu Ahmad bin Haji, pimpinan kabilah Alu Ali. Maka Syaikh Taqiyyuddin Ibnu Taimiyah bertemu dengan Syaikh Zainuddin Al Fariqi pimpinan Darul Hadits. Keduanya masuk kepada Al Amir ‘Izzuddin Aibak Al Hamawi, wakil Sulthon”.

فكلماه في أمره ، فأجابهما إلى ذلك ، وأرسل ليحضره ، فخرجا من عنده ومعهما خلق كثير من الناس ، فرأى الناس عسافا حين قدم ومعه رجل من العرب ، فسبوه وشتموه ، فقال ذلك الرجل البدوي : هو خير منكم . يعني النصراني فرجمهما الناس بالحجارة وأصابت عسافا ، ووقعت خبطة قوية

“Keduanya berbicara kepadanya mengenai si Assaf, Nashrani yang mencaci Nabi. Izzuddin pun menyambut baik keduanya dan akan menghadirkan orang Nashrani ini. Keduanya pun keluar bersama jumlah banyak dari manusia. Lalu orang-orang melihat ‘Assaf datang bersama arab badui. Orang-orang pun mencaci makinya. Maka orang arab badui ini berkata: “Si ‘Assaf ini lebih baik dari kalian!“. Maka orang-orang pun melemparinya dengan batu dan mengenai si Assaf dan terjadi keributan yang kuat”.

فأرسل النائب ، فطلب الشيخين ابن تيمية والفارقي ، فضربهما بين يديه ، ورسم عليهما في العذراوية

“Mendengar keributan itu marahlah sang wakil Sulthon (Al Amir Izzuddin Aibak). Dan meminta Ibnu Taimiyah dan Al Fariqi untuk hadir lalu keduanya dipukuli dan dipenjara di Madrosah Adzrowiyah“.

وقدم النصراني ، فأسلم وعقد مجلس بسببه ، وأثبت بينه وبين الشهود عداوة ، فحقن دمه

“Amir Izzuddin juga mendatangkan Assaf si Nasrani. Lalu Amir Izzuddin meminta Assaf masuk Islam dan membuat sidang khusus karena sebabnya. Dari majelis itu tampaklah permusuhan antara peserta sidang dengan si Assaf. Namun tertahanlah darah si Assaf (ia bebas).

ثم استدعى بالشيخين فأرضاهما وأطلقهما

“Kemudian dipanggillah ibnu Taimiyah dan Al Fariqi dan dimintai keridloannya lalu keduanya dilepaskan”

(Lihat Al Bidayah wan Nihayah 17/665-666 karya Ibnu Katsir, dan kitab Al Muqtafa ‘alar Roudhotain 2/363 karya Al Barzali).

Kisah ini memberikan beberapa pelajaran:

    Mengingkari penista agama dengan cara melaporkannya kepada penguasa. Bukan dengan main hakim sendiri.

    Para ulama hendaknya yang langsung berbicara kepada penguasa, karena merekalah yang mampu menyampaikan dengan hujjah dan akhlak. Sebagaimana dilakukan oleh Ibnu Taimiyah dan Al Fariqi yang langsung berbicara dengan wakil sulthan, Izzudin Al Hamawi. Ini sesuai dengan perintah Nabi untuk menyampaikan nasehat secara rahasia.

    Dalam kisah tersebut, tidak disebutkan bahwa Ibnu Taimiyah dan Al Fariqi lah yang mengerahkan massa. Namun keduanya pergi diikuti banyak orang yang juga sama sama ingin mengadukan si pencela Nabi kepada penguasa.

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhqp61B00K8QfgIvwgHS947kV8t4W8dnjV9A3nww6OdJlm9aR6QG4eMgSHVlcDasXJByDZvT3xNttZkS5l-_U5n0cf6O3TAQgTuThD2PT49MJTQ4iH_IydD8L7wFkWDLJ0hQR5NuJ1caCA6/s400/picture-5554aczs-ABNS.jpg

    Sikap arogan dan kekerasan bukanlah solusi memecahkan permasalahan. Bahkan seringkali menimbulkan mudharat yang lebih besar, bahkan malah Ibnu Taimiyah dan Al Fariqi yang dipukuli.

    Para ulama hendaknya tidak memanas-manasi manusia dengan provokasi. Lihatlah bagaimana sikap Ibnu Taimiyah dan Al Fariqi dipukuli, mereka sama sekali tidak memprovokasi massa dan memilih bersabar.

    Coba renungkan, bagaimana bila para pendemo yang berdalil dengan kisah Ibnu Taimiyah ini ditangkapi oleh pemerintah dan dipukuli, akankah mereka bersikap seperti Ibnu Taimiyah dan Al Fariqi?

    Keluarnya orang orang awam untuk berdemo seringkali menimbulkan keributan dan mudah terpancing emosi. Lihatlah ketika orang orang itu dipanas panasi oleh arab badui bahwa “si Assaf lebih baik dari kalian!“. Mereka langsung melempari dengan batu sehingga terjadi keributan. Ini menunjukkan perbuatan mereka malah menimbulkan kemungkaran yang lebih besar.

    Kisah para ulama bukanlah dalil, karena dalil adalah Al Qur’an, hadits dan ijma. Ulama adalah manusia biasa yang bisa jatuh kepada kesalahan.

***

Penulis: Ust. Badrusalam Lc. (dengan suntingan redaksi pada matan kisah)




Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Aa Gym Akan Ikut Gabung Aksi Tuntut Ahok Pada Tanggal 4 November


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjp-DrTFvnxL2LyQmSaBtonUhX-87UErlc8g3v9BKWrraRdZbHlxFjK1ca9Ne6olw3xPbXaJy5uMw_h_WoCRtIusnOAmafsbbicrt8lnMqQURZciacbpQrVkguW1oYx9lLJwmnFTvh_ASEb/s1600/Aa-Gym.jpg

JAKARTA—Pimpinan Daarut Tauhid Aa Gym menyatakan akan bergabung dalam aksi besar pada 4 November mendatang di Jakarta.

Aksi tersebut ditujukan untuk meminta aparat bertindak tegas terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dianggap telah melecehkan umat Islam.

“Insya Allah Aa juga akan ikut bergabung bersama dengan teman-teman dan ini menjadi amal saleh bagi kita semua,” ujarnya dalam sebuah rekaman ceraman yang diunggah di YouTube, Ahad (30/10/2016).

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiAHmzv7R5GHkPa9hkkJDtphE1U76TyrSfmIPmsC9NFL0KegV3OYTFX6Z_8hQspbznpYfMGm-Cpkz5YEk6ZdiUk6GkYd4MRFVhqEJ5nij7kc_tKKm-dalG4_WigJyoABFWBaZ3a1ocYbEA/s1600/9f5daccdbbcd7bf63ab1465174194bb7-002296200_1466481773-Aa_Gym3.JPG

Aa Gym menyerukan kepada umat Islam yang ikut aksi untuk meluruskan niat dan bertekad melakukan terbaik sesuai dengan rambu-rambu Akhlaqul Karimah Islam.

“Kita berikan contoh bagaimana aksi damai bagaimana diikuti ratusan ribu orang tetap menempatkan aklhukal karimah,” katanya.

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Abdurrahman bin ‘Auf, Salah Satu Sahabat Nabi yang Dijanjikan Masuk Surga


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpV2h5PTb9Fn8y7YPywjDHgltgS-fHcmGnmhkizZXpVOmB0ry8S8cX95IQJO7D9Bk5QoN60QOjT_-6KtO-LW6SpTOFCHB2uvMpwE5NQAevgZ0nQcJGnQ4tfiX2uZDElVxmMAbEAK5x8Co/s1600/abdurahman+bin+auf.jpg

JIKA Rasulullah shalallahu alaihi wassalam pernah mengumumkan ada sepuluh sahabat yang dijanjikan masuk surga, maka nama Abdurrahman bin ‘Auf termasuk di dalamnya. Nabi menyebut namanya di sela-sela nama para sahabat agung yang lain, tak terkecuali empat pengganti Rasulullah (al-khulafaur rasyidun).

Saat kabar atau hadits itu sampai di telinga Abdurrahman bin ‘Auf, dadanya tak latas membusung. Ia justru gemetar takut. Suasana batin semacam ini berlangsung terus-menerus hingga ia memberanikan diri menemui Rasulullah.

Abdurrahman bin ‘Auf sendiri adalah kerabat Nabi. Silsilah keturunan mereka berdua bertemu di generasi keenam ke atas, yakni Kilab bin Murrah. Namun demikian, kedekatan hubungan darah tak serta-merta mengurangi sikap takzim Abdurrahman kepada Sang Utusan Allah.

Abdurrahman bin ‘Auf masih terus terngiang dengan perkataan Rasulullah ketika akan berjumpa dengan sumber ucapan itu. Kerendahan hatinya lah yang membuat hatinya diliputi kecemasan lantaran kabar yang mengistimewakan dirinya di antara para sahabat ternama itu.

“Allah telah memberimu hutang yang indah, yang membebaskan kedua kakimu,” tutur Rasulullah sebagaimana tercatat dalam kitab At-Thabaqatul Kubra karya Syaikh Abdul Wahab Asy-Sya’rani.

Melalui Nabi, Jibril lantas memberinya pesan anjuran kepada Abdurrahman bin ‘Auf untuk senantiasa memuliakan tamu, memberi makan kaum miskin, dan membantu orang-orang yang butuh pertolongan. “Jika semua perbuatan ini dilakukan maka lunas lah hutang-hutang tersebut.”

 http://tabungwakaf.com/wp-content/uploads/2016/05/auf.png

Abdurrahman bin ‘Auf sejak awal terkenal sebagai orang yang super dermawan. Ia pernah menyedekahkan 700 rahilah, yang mayoritas untuk para faqir dan miskin. Rahilah adalah jenis unta tunggangan yang harganya lebih mahal dari unta biasa. Abdurrahman memberikannya beserta barang bawaan dan pelana berikut alasnya.

Di mata Rasulullah, Abdurrahman istimewa salah satunya karena kepedulian sahabat as-sabiqunal awwalun (golongan orang pertama masuk Islam) ini terhadap masyarakat lemah. Hatinya tetap lapang meski harta bendanya banyak didermakan untuk kepentingan itu.

Suatu kali Rasulullah pernah dari arah belakang mengalungkan serban dan menutupi kedua bahu Abdurrahman bin ‘Auf. “Inilah hamba yang shalih,” lisan Nabi yang lembut melontarkan pujian.

Abdurrahman bin ‘Auf merupakan orang dengan ketawadukan yang luar biasa. Karenanya, berita bahagia yang mengistimewakan dirinya pun direspon dengan rasa khawatir. Bukan tak percaya atau tak suka. Baginya, di hadapan Tuhan dirinya tak ada apa-apanya. Karakter ini seolah menjadi tamparan keras bagi orang atau kelompok yang merasa paling benar dan mulia meski tanpa jaminan surga.

Al-Imam Abu Muhammad Abdurrahman bin ‘Auf wafat pada tahun 32 hijriyah dan disemayamkan di Baqi’, Madinah, dekat dengan makam Rasulullah shalallahu alaihi wassalam.

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Tuesday, November 1, 2016

KH. Cholil Nafis: Ketika Bicara Agama dan Suku, Dikit-dikit Dituduh SARA!


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiF6aCBe9RyEDSBpfWNTWCjLVqfMJf2nIevJ69Ky2VW_hN6Wf9-qsn3-ND1hFihyphenhyphen-CEvg25CZOgwM0_fj_t4rayjpnLe6Sax1iPl_KS8Z3p_tRhofiiBsPTLFI_8_wXE3fb0iFMLRqaMNfH/s640/cholil+nafis.jpg

JAKARTA – Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Cholil Nafis saat menerima kunjungan Forum Jurnalis Muslim (Forjim) di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), belum lama ini menyatakan bahwa saat ini kita sedang perang persepsi, perang yang tidak menggunakan senjata.

Perang ini, menurut   KH Cholil Nafis, tidak mematikan secara fisik, yang dimatikan adalah pikirannya. Kebenaran yang kita yakini, belum tentu menurut orang lain benar. Inilah yang dsebut perang persepsi.

“Bicara ghirah keislaman, seakan tidak boleh menyampaikan yang kita anggap benar, karena belum tentu menurut orang lain benar. Ketika kita mulai takut menyampaikan kebenaran yang diyakini, inilah awal pendangkalan dan bagian dari perang persepsi,” kata KH. Cholil.

Dikatakan KH. Cholil, secara fisik, kita hidup. Tapi, ghirahnya mati. Lambat laun, orang tidak punya jiwa keagamaan yang kuat, karena ruh agamanya menjadi lemah.

Sama halnya, kita tidak boleh peduli dengan orang lain, terkait persolan HAM. Padahal ada hak asasi orang lain yang dilanggar. Sekarang, dikit-dikit SARA. Kita tidak boleh bicara suku, agama dan adat istiadat kita. Padahal yang dimaksud SARA adalah ketika melukai orang lain.

“Sesuatu yang lumrah, jika orang Sumatera ingin punya pemimpin orang Sumatera. Itu logis. Yang penting, jangan orang Sumatra menjelek-jelekkan orang Jawa dan suku lainnya. Itu yang tidak boleh,” kata KH. Cholil.

Menurut KH. Cholil Nafis, SARA yang dimaksud adalah agar orang tahu habitatnya dan tahu posisi dirinya, bahwa saya orang Madura, saya muslim, sehingga kita punya identitas.

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg-nAtxOSpyn6u9vAIjTHrtf3xav_lsc15xsoC-A5TZyYAvU_ESKzCmU7qu_YmoUDTcTdQfuLPeDvFzukneDWmHhyphenhyphenFejwjb4KdBzHOOoVAkRDMbWuWkfu7mrHztjInyXpDhO7JU16jd9qs/s1600/Ketua+Komisi+Dakwah+MUI+Pusat+Cholil+Nafis.jpg

“Yang nggak boleh adalah saya orang Madura, lalu menjelek-jelekkan orang Sumatera dan jawa. Saya orang Madura ingin punya pemimpin orang Madura, itu sah saja saja. Atau saya muslim, ingin dipimpin oleh seorang muslim.”

Begitu juga orang Kristen ingin dipimpin oleh orang Kristen, dan itu sah. Yang tidak boleh adalah, orang Islam menjelek-jelekkan Kristen dan Katolik atau sebaliknya. Tapi dalam rangka membangun bangsa, SARA dalam artian, saya orang Madura ingin punya pemimpin asal Madura, itu tidak masalah.

“Sekarang ini banyak yang over, dikit-dikit kalau ngomong agama dan suku dianggap SARA. Yang harus dipagari adalah jangan sampai perbedaan itu menjadi pangkal konflik. Tapi menghilangkan perbedaan yang asasi, itu mengingkari kenyataan. Dalam konteks kebangsaan, kita punya agama dan suku yang berbeda, tapi jangan saling berbenturan, dan saling menjelek-jelekkan,” papar kiai.

KH. Cholil menegaskan, menyembah Allah tidak boleh mencaci dan merendahkan orang yang menyembah selain Allah. Juga jangan mencaci tuhan-tuhan mereka, karena nanti mereka akan mencaci Tuhan kita.

“Kalau kita mencaci bapak mereka, maka mereka akan membalas mencaci bapak kita. Karena itu jangan mencaci maki dan menyombongkan diri.”

Kalau ada yang bertanya, apakah kita boleh bangga dengan suku kita? “Tentu kita boleh bangga dengan asal usul kita. Sebab, kalau kita tidak punya kebanggaan akan hampa. Yang tidak boleh adalah menyombongkan diri dan menistakan orang lain.”

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Satu Lagi Jenderal Asal Iran Telah Tewas di Suriah

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi9bHqxYi-mDEL5uiqbkwCDqPt1v0YXf6U0-0jtGJVYw3Uiq5oqV9eUII9CRXL_k_SQkv_q4QOgBtwFMKi3FsbDmbA1qnxutjgz3mlSsE8QbUjQ3RFpfnfHM0U6xFomz60Ji6nWcaD8BSE/s1600/iran-ali-jafari3.jpg

TEHERAN – Situs Iran Sabtu kemarin (29/10/2016) melaporkan bahwa Brigadir Jenderal Mohammed Ali Mohammad Husseini, komandan batalion komando di Pasukan Khusus Garda Revolusi Iran yang berjuang bersama rezim Assad di Suriah telah tewas.

Menurut situs Iran Tanweer yang dikutip Al-Arabiya, komandan Garda Revolusi di kota Kazerun di provinsi Fars juga mengeluarkan pernyataan yang menyatakan kematian Husseini. Namun pernyataan itu tidak menyebutkan kapan dan di mana ia terbunuh.

Media Iran mengatakan bahwa Husseini, komandan batalion Sejad, memainkan peran utama dalam pertempuran Nubl dan al-Zahraa di Aleppo, utara Suriah.

Husseini telah berpartisipasi dalam operasi Garda Revolusi melawan kelompok-kelompok oposisi Kurdi di barat laut Iran dan dia juga berpartisipasi dalam perang Irak-Iran.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhlqS01Lj1OAprs23sQXvWBzPTnCxra1ZgzZFWlsPt2ao8ZFbRKcNh1NhiXnaeRVXe2_LYZuoHed2PuauplUkFWsKf9rx2Gq0R-qe_KuPDLZ1Hks2GTnJIeFj0XjtYkOz2wD9ZGD0k7gkE/s400/22-35-15-f57d3190-b43a-4ef7-a3de-7ccfa5537d61-ABNS.jpg

Laporan kematian Husseini itu datang setelah Mayor Jenderal Gholam Reza Smaiie tewa selama menjadi misi penasihat untuk mendukung pasukan Suriah yang setia kepada Bashar al-Assad di Aleppo pada hari Rabu lalu.

Iran sendiri telah kehilangan puluhan jenderal, pejabat dan anggota pasukan elit selama beberapa bulan terakhir ketika mencoba untuk mengencangkan pengepungan di Aleppo dan mengusir kelompok oposisi dari wilayah itu.

Menurut beberapa statistik, tujuh perwira dari unit Pasukan Khusus Iran yang dikenal sebagai Baret Hijau yang dikirim ke Suriah pada bulan April lalu sejauh ini telah tewas. Sementara itu lebih dari 450 anggota Garda Revolusi Iran tewas sejak pertempuran di Aleppo dan sekitarnya pada bulan September tahun lalu.

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Monday, October 31, 2016

Hafalan Yang Sangat Luar Biasa Ulama Besar Abu Hurairah


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEifyArMRiriCEJ_jG_k7mGoQTGHvSLU3AOAzXgnJGHIz0R1juSc2SeWyCqO_3g_5NX6E_7c2vKqc9QP45RieWkgyWH8wieHu7no_2WGCoEmEFd6xd98l4TwCRlVXqPR_DpxeTaOwm3Cp4s/s1600/15.jpg

حدثنا أحمد بن أبي بكر أبو مصعب قال: حدثنا محمد بن إبراهيم بن دينار، عن ابن أبي ذئب، عن سعيد المقبري، عن أبي هريرة قال : قلت: يا رسول الله، إني أسمع منك حديث كثيرا أنساه؟ قال: (أبسط رداءك). فبسطته، قال: فغرف بيديه، ثم قال: (ضمه) فضممته، فما نسيت شيئا بعده.

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Abi Bakr Abu Mush’ab, ia berkata : Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ibraahiim bin Diinaar, dari Ibnu Abi Dzi’b, dari Sa’iid Al-Maqburiy, dari Abu Hurairah, ia berkata : Aku berkata : “Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku mendengar banyak hadits darimu, namun (saat ini) aku lupa”. Beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : ‘Bentangkanlah selendangmu !’. Akupun kemudian membentangkan kain selendangku. Lalu beliau menggerakkan tangannya seakan-akan menciduk sesuatu, kemudian bersabda : ‘Tangkupkanlah ia’. Aku pun menangkupkannya. Semenjak itu aku tidak pernah melupakan sesuatu” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhariy no. 119].

Muslim meriwayatkan dengan lafadh :

فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم “من يبسط ثوبه فلن ينسى شيئا سمعه مني” فبسطت ثوبي حتى قضى حديثه. ثم ضممته إلي. فما نسيت شيئا سمعته منه.

“Maka Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : ‘Barangsiapa yang membentangkan pakaiannya, niscaya ia tidak akan lupa sedikitpun apa-apa yang ia dengar dariku’. Maka aku (Abu Hurairah) pun membentangkan pakaianku hingga beliau selesai bersabda. Kemudian aku lipat/tangkupkan pada diriku. (Semenjak saat itu), aku tidak lupa terhadap apa-apa yang aku dengardari beliau” [Shahih Muslim no. 2492].

Al-Haafidh Ibnu Hajar rahimahullah berkata :

وفي هذين الحديثين فضيلة ظاهرة لأبي هريرة ومعجزة واضحة من علامات النبوة، لأن النسيان من لوازم الإنسان، وقد اعترف أبو هريرة بأنه كان يكثر منه ثم تخلف عنه ببركة النبي صلى الله عليه وسلم.

“Dalam dua hadits ini terdapat keutamaan nyata yang ada pada diri Abu Hurairah, serta mu’jizat yang jelas dari tanda-tanda kenabian. Hal itu dikarenakan, sifat lupa adalah sesuatu yang biasa terjadi pada diri manusia. Abu Hurairah sendiri mengakui bahwa dirinya dulu mempunyai banyak sifat lupa, kemudian hal ini hilang dikarenakan barakah Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam” [Fathul-Baariy, 1/215].

Kemudian beliau (Ibnu Hajar) melanjutkan :

وفي المستدرك للحاكم من حديث زيد بن ثابت قال: “كنت أنا وأبو هريرة وآخر عند النبي صلى الله عليه وسلم فقال: “ادعوا.” فدعوت أنا وصاحبي وأمن النبي صلى الله عليه وسلم، ثم دعا أبو هريرة فقال: اللهم إني أسألك مثل ما سألك صاحباي، وأسألك علما لا ينسى. فأمن النبي صلى الله عليه وسلم فقلنا: ونحن كذلك يا رسول الله، فقال: “سبقكما الغلام الدوسي”.

“Dan dalam Al-Mustadrak karangan Al-Haakim dari hadits Zaid bin Tsaabit ia berkata : ‘Aku, Abu Hurairah, dan seorang yang lain pernah berada di sisi Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda : ‘Berdoalah kalian’. Aku dan temanku pun berdoa, sementara Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam mengaminkannya. Kemudian Abu Hurairah berdoa : ‘Ya Allah, sesunguhnya aku memohon kepada-Mu semisal apa yang dimohonkan oleh dua orang shahabatku ini. Dan aku memohon kepada-Mu ilmu yang tidak pernah aku lupakan’. Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam mengaminkannya. Kami pun berkata : ‘Dan kami pun memohon seperti itu juga wahai Rasulullah’. Beliau menjawab : ‘Anak dari suku Daus itu telah mendahului kalian berdua” [idem].[1]

Adz-Dzahabiy rahimahullah berkata :

حماد بن زيد: حدثني عمرو بن عبيد الانصاري: حدثني أبو الزعيزعة كاتب مروان: أن مروان أرسل إلى أبي هريرة، فجعل يسأله، وأجلسني خلف السرير، وأنا أكتب، حتى إذا كان رأس الحول، دعابه، فأقعده من وراء الحجاب، فجعل يسأله عن ذلك الكتاب، فما زاد ولا نقض، ولا قدم ولا أخر.
قلت: هكذا فليكن الحفظ.

“(Berkata) Hammad bin Zaid : Telah menceritakan kepadaku ‘Amr bin ‘Ubaid Al-Anshaariy : Telah menceritakan kepadaku Abuz-Zu’aizi’ah, sekretaris Marwaan : Bahwasannya Marwaan pernah mengutusnya seseorang kepada Abu Hurairah untuk menanyakan sesuatu. Ia (Marwaan) menyuruhku duduk di belakang pembaringan, dan aku menulis (apa yang ia tanyakan kepada Abu Hurairah). Hingga datang awal tahun berikutnya, Marwaan memanggil Abu Hurairah dan menyuruhnya duduk di balik hijab. Lalu ia bertanya kepada Abu Hurairah tentang isi tulisan (yang dulu pernah ia tanyakan kepadanya). Tidaklah Abu Hurairah menambahkan, mengurangi, mendahulukan, dan mengakhirkan isi tulisan tersebut.

Aku (Adz-Dzahabiy) berkata : Begitulah yang seharusnya (yang dilakukan dalam) menghapal” [Siyaru A’laamin-Nubalaa’, 2/598].[2]

Adz-Dzahabiy rahimahullah mensifati Abu Hurairah radliyallaahu ‘anhu sebagai :

الامام الفقيه المجتهد الحافظ، صاحب رسول الله صلى الله عليه وسلم، أبو هريرة الدوسي اليماني.
سيد الحفاظ الاثبات.

“Al-imam, al-faqih, al-mujtahid, al-haafidh, salah seorang shahabat Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam. Abu Hurairah Ad-Dausiy Al-Yamaaniy. Penghulu penghapal hadits yang terpercaya” [idem, 2/578].

وقد كان أبو هريرة وثيق الحفظ، ما علمنا أنه أخطأ في حديث.

“Abu Hurairah adalah orang yang terpercaya dalam hapalannya. Kami tidak pernah mengetahuinya salah dalam (meriwayatkan) hadits” [idem, 2/621].

عن بن عمر أنه قال لأبي هريرة : يا أبا هريرة أنت كنت ألزمنا لرسول الله صلى الله عليه وسلم وأحفظنا لحديثه

Dari Ibnu ‘Umar, bahwasannya ia pernah berkata kepada Abu Hurairah : “Wahai Abu Hurairah, engkau adalah orang yang paling sering mendampingi (bersama) Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam dan paling hapal hadits beliau di antara kami” [Diriwayatkan oleh At-Tirmidziy no. 3836, Ahmad 2/2, ‘Abdurrazzaq no. 6270, Al-Haakim 3/510, dan Ibnul-Atsir dalam Usudul-Ghaabah 6/320. At-Tirmidziy berkata : “Hadits ini hasan”. Al-Albaniy berkata : “Shahiihul-isnaad”].

عن محمد بن عمارة بن عمرو بن حزم أنه قعد في مجلس فيه أبو هريرة وفيه مشيخة من أصحاب النبي صلى الله عليه وسلم بضعة عشر رجلا فجعل أبو هريرة يحدثهم عن النبي صلى الله عليه وسلم فلا يعرفه بعضهم ثم يتراجعون فيه فيعرفه بعضهم ثم يحدثهم ولا يعرفه بعضهم ثم يعرفه بعض حتى فعل ذلك مرارا فعرفت يومئذ أن أبا هريرة أحفظ الناس عن النبي صلى الله عليه وسلم

Dari Muhammad bin ‘Umaarah bin ‘Amr bin Hazm, bahwasannya ia pernah duduk di dalam suatu majelis yang dihadiri oleh belasan shahabat Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam yang telah tua (senior). Lalu Abu Hurairah menyampaikan satu hadits dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam kepada mereka. Sebagian di antara mereka ada yang tidak mengetahui hadits tersebut. Maka mereka mengulang-ulangnya hingga benar-benar mengetahuinya (menghapalnya). Kemudian Abu Hurairah menyampaikan hadits yang lain kepada mereka dimana sebagian di antara mereka tidak mengetahuinya. (Mereka mengulangnya) hingga mereka mengetahuinya. Begitulah yang terjadi berulang-ulang. Sejak itu saat itu aku mengetahui bahwa Abu Hurairah adalah orang yang paling hapal hadits dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhaariy dalam Al-Kabiir 1/186-187 no. 574].

Tidaklah heran jika Abu Hurairah radliyallaahu ‘anhu – dengan kelebihannya tersebut – menjadi shahabat paling banyak meriwayatkan hadits dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam.

عن أبي هريرة قال: ما من أصحاب النبي صلى الله عليه وسلم أحد أكثر حديثا عنه مني، إلا ما كان من عبد الله بن عمرو، فإنه كان يكتب ولا أكتب.

Dari Abu Hurairah, ia berkata : “Tidak ada seorang pun dari kalangan shahabat Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam yang lebih banyak dariku dalam meriwayatkan hadits dari beliau, kecuali ‘Abdullah bin ‘Amr. Ia menulis, sedangkan aku tidak menulis” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhaariy no. 113, Ahmad 2/248-249, At-Tirmidziy no. 2668, dan yang lainnya].[3]

عن أبي أنس بن أبي عامر قال كنت عند طلحة بن عبيد الله فدخل عليه رجل فقال يا أبا محمد ما ندري هذا اليماني أعلم برسول الله منكم أم هو يقول على رسول الله صلى الله عليه وسلم ما لم يقل فقال والله ما نشك أنه سمع من رسول الله صلى الله عليه وسلم ما لم نسمع وعلم ما لم نعلم إنا كنا أقواما أغنياء ولنا بيوتات وأهلون وكنا نأتي نبي الله صلى الله عليه وسلم طرفي النهار ثم نرجع وكان مسكينا لا مال له ولا أهل إنما كانت يده مع يد نبي الله صلى الله عليه وسلم وكان يدور معه حيث دار فما نشك أنه قد علم ما لم نعلم وسمع ما لم نسمع ولم نجد أحدا فيه خير يقول على رسول الله صلى الله عليه وسلم ما لم يقل

Dari Abu Anas bin Abi ‘Aamir, ia berkata : “Aku pernah berada di sisi Thalhah bin ‘Ubaidillah. Lalu ada seorang laki-laki yang masuk menemuinya dan berkata : ‘Wahai Abu Muhammad, demi Allah, tidaklah kami mengetahui orang Yaman ini (yaitu Abu Hurairah – Abul-Jauzaa’) paling tahu tentang (hadits) Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam dibanding kalian (para shahabat). Ataukah ia mengatakan tentang Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam apa-apa yang tidak beliau sabdakan ?’. Thalhah berkata : ‘Demi Allah, tidaklah kami ragu bahwasannya ia telah mendengar dari Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam apa-apa yang tidak kami dengar, dan ia mengetahui apa-apa yang tidak kami ketahui. Sesungguhnya kami ada kaum yang berkecukupan, memiliki rumah dan keluarga. Kami mendatangi Nabiyullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam pada pagi dan sore, lalu kami pulang. Adapun ia adalah seorang yang miskin, tidak mempunyai harta dan keluarga. Tangannya selalu bergandengan dengan tangan Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam. Ia selalu bersama beliau dimanapun beliau berada. Oleh karena itu, kami tidak ragu bahwa ia mengetahui apa-apa yang tidak kami ketahui dan mendengar apa-apa yang tidak kami dengar. Kami tidak mendapati seorang pun yang mempunyai kebaikan mengatakan tentang Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam apa-apa yang tidak beliau sabdakan” [Diriwayatkan oleh Al-Haakim dalam Al-Mustadrak (At-Tatabbu’) 3/627-628, Abu Ya’laa no. 636-637, Ibnu Katsiir dalam Al-Bidaayah wan-Nihaayah 8/109, dan At-Tirmidziy no. 3837. Rijaal-nya tsiqah, namun dalam sanad ini Ibnu Ishaaq telah melakukan ‘an’anah, sedangkan ia seorang mudallis].

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCxzW2GWVPfZULqZ_cO4xhSC3ujt0LR0TpZ62MtVUMZvKOnvSlcSBd0gRiQjKkaF1Z7knE3v1Bw38R03YhrzMMaaxUtXBTjwNCzfQoF8LMJiLUAygEeHVwdfLH-NLiEWmLdwTcRQpSpYk/s640/Ummu+Abu+Hurairah.jpg

Ibnu Shalaah rahimahullah berkata :

أكثر الصحابة حديثا عن رسول الله صلى الله عليه وسلم أبو هريرة.

“Shahabat yang paling banyak meriwayatkan hadits dari Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam adalah Abu Hurairah” [‘Uluumul-Hadiits, hal. 265].

Beberapa peneliti kontemporer, diantaranya Dr. Dliyaaurrahmaan Al-A’dhamiy telah melakukan penelitian ulang terhadap musnad Abu Hurairah yang diambil dari Musnad Al-Imam Ahmad bin Hanbal dan ditambah dengan riwayat dalam al-kutubus-sittah, dengan menyatakan bahwa jumlah hadits Abu Hurairah radliyallaahu ‘anhu berjumlah 1336 buah. Kemudian beliau berkata : “Benar bahwa ada sejumlah riwayat lain (yang diriwayatkan Abu Hurairah) di dalam kitab Al-Mustadrak milik Al-Haakim, Sunan Al-Baihaqiy, Sunan Ad-Daaruquthniy, Mushannaf ‘Abdirrazzaq, dan kitab-kitab hadits yang lain. Namun saya berani memastikan bahwa riwayat-riwayat tersebut tidak mencapai jumlah yang disebutkan oleh para ulama. Bahkan menurut dugaan kuat, tidak mencapai 2000 hadits” [Abu Hurairah fii Dlau’i Marwiyyatihi oleh Dr. Dliyaaurrahmaan Al-A’dhamiy, hal. 76].[4]

Semoga Allah ta’ala meridlainya dan membalas kebaikannya dengan jannah.

[Abul-Jauzaa’ – http://abul-jauzaa.blogspot.com].

[1] Diriwayatkan oleh Al-Haakim dalam Al-Mustadrak (At-Tatabbu’)3/624. Al-Haakim berkata : “Sanadnya shahih, namun tidak dikeluarkan oleh Al-Bukhariy dan Muslim”. Pernyataan Al-Haakim ini tidak benar, sebab padanya ada perawi yang bernama Hammaad bin Syu’aib bin Ismaa’il, seorang yang dla’iif. Namun ia mempunyai mutaba’ah dari Muhammad bin Ibraahiim sebagaimana dalam As-Sunan Al-Kubraa oleh An-Nasa’iy 5/374 no. 5839. Muhammad bin Ibraahiim adalah seorang yang sangat jujur. Oleh karena itu, derajat hadits ini adalah hasan.

[2] Riwayat tersebut dibawakan oleh Al-Haakim dalam Al-Mustadrak (At-Tatabbu’) 3/625-626 dan Taariikh Dimasyq 20/89. Sanad ini shahih hingga Abuz-Zu’aizi’ah sebagaimana dikatakan oleh Al-Haakim dan disepakati Adz-Dzahabiy. Adapun Abuz-Zu’aizi’ah sendiri, maka ia majhul sebagaimana dikatakan oleh Abu Haatim dalam Al-Jarh wat-Ta’diil 9/375 no. 1734.

[3] Ibnu Hajar rahimahullah berkata :

هذا استدلال من أبي هريرة على ما ذكره من أكثرية ما عند عبد الله بن عمرو أي ابن العاص على ما عنده، ويستفاد من ذلك أن أبا هريرة كان جازما بأنه ليس في الصحابة أكثر حديثا عن النبي صلى الله عليه وسلم منه إلا عبد الله، مع أن الموجود المروي عن عبد الله بن عمرو أقل من الموجود المروي عن أبي هريرة بأضعاف مضاعفة، فإن قلنا الاستثناء منقطع فلا إشكال، إذ التقدير: لكن الذي كان من عبد الله وهو الكتابة لم يكن مني، سواء لزم منه كونه أكثر حديثا لما تقتضيه العادة أم لا. وإن قلنا الاستثناء متصل فالسبب فيه من جهات: أحدها أن عبد الله كان مشتغلا بالعبادة أكثر من اشتغاله بالتعليم فقلت الرواية عنه. ثانيها أنه كان أكثر مقامه بعد فتوح الأمصار بمصر أو بالطائف ولم تكن الرحلة إليهما ممن يطلب العلم كالرحلة إلى المدينة، وكان أبو هريرة متصديا فيها للفتوى والتحديث إلى أن مات، ويظهر هذا من كثرة من حمل عن أبي هريرة، فقد ذكر البخاري أنه روى عنه ثمانمائة نفس من التابعين، ولم يقع هذا لغيره. ثالثها ما اختص به أبو هريرة من دعوة النبي صلى الله عليه وسلم له بأن لا ينسى ما يحدثه به كما سنذكره قريبا. رابعها أن عبد الله كان قد ظفر في الشام بحمل جمل من كتب أهل الكتاب فكان ينظر فيها ويحدث منها فتجنب الأخذ عنه لذلك كثير من أئمة التابعين.

……….

ويحتمل أن يقال تحمل أكثرية عبد الله بن عمرو على ما فاز به عبد الله من الكتابة قبل الدعاء لأبي هريرة لأنه قال في حديثه: “فما نسيت شيئا بعد ” فجاز أن يدخل عليه النسيان فيما سمعه قبل الدعاء، بخلاف عبد الله فإن الذي سمعه مضبوط بالكتابة،

“Ini adalah pendalilan dari Abu Hurairah atas apa yang ia sebutkan bahwa hadits ‘Abdullah bin ‘Amr lebih banyak daripada yang ia ada padanya. Dari ucapan Abu Hurairah ini dapat diambil faedah bahwa ia menyatakan secara tegas tidak ada shahabat yang mempunyai hadits lebih banyak darinya kecuali ‘Abdullah bin ‘Amr. Padahal, hadits yang diriwayatkan oleh ‘Abdullah bin ‘Amr lebih sedikit dari Abu Hurairah (yaitu dalam kitab-kitab hadits). Jika kita katakan pengecualian (dalam ucapan Abu Hurairah) di atas bersifat terputus, maka tidak ada masalah (isykaal)padanya; karena penjabarannya : ‘akan tetapi apa yang dilakukan ‘Abdullah, yaitu menuliskan hadits, tidak aku melakukannya. Sama saja, apakah ia mempunyai lebih banyak hadits ataupun tidak’. Jika kita katakan bahwa pengecualian tersebut bersifat tersambung, maka sebabnya bisa dijelaskan dalam beberapa sisi : (1). ‘Abdullah lebih banyak menyibukkan diri dengan ibadah daripada mengajar, sehingga riwayat yang diterima darinya lebih sedikit. (2). Setelah penaklukan banyak kota/daerah, ‘Abdullah lebih banyak menetap di Mesir atau Tha’if yang notabene bukan sebagai tujuan menuntut ilmu seperti halnya Madinah. Sedangkan Abu Hurairah menjadi tempat rujukan fatwa dan periwayatan hadits hingga ia meninggal. Hal ini terlihat dari banyaknya orang yang meriwayatkan hadits dari Abu Hurairah. Al-Bukhariy menyebutkan bahwa jumlah mereka mencapai 800 orang dari kalangan tabi’in. Jumlah ini tidak dicapai oleh shahabat yang lain. (3) Keistimewaan yang dimiliki Abu Hurairah dari doa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam padanya, bahwa ia tidak akan melupakan apa yang ia riwayatkan. (4) ‘Abdullah bin ‘Amr lama menetap di Syaam dengan membawa onta yang mengangkut kitab-kitab Ahli KItab. Ia membacanya dan membicarakannya. Oleh karena itu, para pemuka tabi’in menjauhkan diri dari mengambil hadits darinya.

……

Dan tidak menutup kemungkinan kelebihan ‘Abdullah bin ‘Amr (atas Abu Hurairah radliyallaahu ‘anhum) dipahami sebagai kelebihannya dalam hal penulisan sebelum adanya doa (Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam) kepada Abu Hurairah. Karena ia berkata dalam haditsnya : ‘Semenjak itu aku tidak pernah melupakan sesuatu’. Maka, boleh jadi ia pernah mengalami kelupaan atas apa yang didengarnya dari beliau sebelum mendapat doa tersebut. Berbeda halnya dengan ‘Abdullah, dimana apa-apa yang didengarnya terjaga oleh tulisan” [Fathul-Baariy, 1/207].

[4] Tentu saja ini berbeda dengan beberapa pernyataan ulama mutaqaddimiin – misalnya Ibnu Hazm – yang menyatakan jumlah hadits Abu Hurairah radliyallaahu ‘anhu sebanyak 5374 buah. Wallaahu a’lam.




Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Soal Aksi 4 November, Ini Komentar Cagub DKI Agus Harimurti


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjoAOMYySQoqwMbyfvtLNrUc8Oh6O3KCP1xOp4fDWo8ANWgfdmyNZ8M69AFzeK-zg955DTpBaPrHVCFNgKYaTHwAXXAD7LKTyaRbr6smDRJ9H8KBFZ43XksELGhI8z1ttW4xKnLThZPeg8/s1600/Letkol+Inf+Agus+Harimurti+Yudhoyono.jpg

JAKARTA–Calon gubernur DKI Agus Harimurti Yudhoyono menilai aksi unjuk rasa yang akan digelar 4 November 2016 nanti sebagai bagian dari penyampaian aspirasi masyarakat.

“Ini adalah negara demokrasi, oleh karena itu kita berikan ruang untuk masyarakat siapapun untuk menyampaikan aspirasi dan harapannya,” kata Agus di Silang Monas, Jakarta, Sabtu (29/10/2016) seperti dilansir Teropongsenayan.

Menurut Agus, hukum memang harus ditegakkan, dan tidak boleh tebang pilih. Siapapun, ujar putra sulung Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu, yang melakukan pelanggaran hukum harus diproses dengan secara adil-adilnya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjv9MnES9Dd2F2Lodd0rLdxO01CjKH1mT0DAQMuuS_HfkXRabABqifAU1lkONgErGBx_FKu3gusQmjwJ2V0mVj24BUMMRGNm-C8KXverMm1p8riadRTFS1moHAFhacifb3Evc8D3tPYcvWy/s1600/Agus+Harimurti+Yudhoyono.PNG

“Ada aturannya yang penting dilakukan atas dasar hukum berkeadilan dan jangan tebang pilih,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sejumlah elemen umat Islam pada 4 November 2016 akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Dalam aksi unjuk rasa besar-besaran itu, dikabarkan massa tetap mengusung tema ‘Aksi Bela Islam’, seperti yang pernah dilakukan beberapa waktu lalu di Jakarta. Aksi itu untuk menagih janji Bareskrim Mabes Polri, untuk memproses kasus pengutipan surat Al Maidah ayat 51 oleh Ahok. 

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Dulu Menghujat, Kemudian Tersungkur Takluk dan Memohon Maaf di Hadapan Kuburannya.



Penghina Nabi Muhammad yang Kini Masuk Islam: “Maafkan saya ….!”
Liputan 6, Internasional, 23 April 2013. Arnoud Van Doorn, mantan politisi Belanda yang anti-Islam, sekaligus eks anggota terkemuka partai sayap kanan yang dipimpin Geert Wilders, menjadi mualaf.




Seperti dimuat Saudi Gazette, Selasa (23/4/2013), kini ia makin memantapkan langkahnya sebagai seorang muslim dengan mengunjungi makam Nabi Muhammad di Madinah. Di sana, ia salat dan memohon maaf karena menjadi bagian dari film yang menghujat Islam dan Rasulullah, “Fitna”.

Ia juga berniat membuat film internasional untuk mengkampanyekan Islam sebagai agama kasih. “Saya akan mencoba yang terbaik, untuk memperbaiki dampak buruk dari apa yang saya lakukan terhadap Islam dan Nabi melalui film “Fitna”, “kata dia.

Di masa lalu, Arnoud di antara para petinggi Partai untuk Kebebasan PVV yang memproduksi film “Fitna”. Bulan lalu ia memutuskan untuk masuk Islam setelah mempelajari agama yang kerap ia hina, juga Rasulullah yang sebelumnya ia lecehkan.





Arnoud mengaku, kemarahan umat muslim dunia yang mengutuk film yang dibuatnya, “memaksanya” untuk mempelajari Islam. Yang kemudian menuntunnya pada hidayah.

Setelah bertemu dua imam di Madinah, Sheikh Ali Al-Hudaifi dan Sheikh Salah Al-Badar, Arnoud menuju Mekah untuk melaksanakan ibadah umrah.

Awalnya Dianggap Lelucon

Sebelumnya, Arnoud mengumumkan keputusan untuk memeluk Islam di profil Twitternya. Ia juga memposting tweet Kalimat Syahadat dalam Bahasa Arab.

Pada awalnya, semua orang yang melihatnya, menganggapnya sebagai lelucon. Namun, Arnoud yang saat ini menjadi penasehat Pemerintah Kota Den Haag kemudian secara pribadi mengonfirmasi pilihannya menjadi muslim dalam surat resmi yang ditujukan pada walikota.

“Aku bisa memahami orang-orang yang skeptis dengan pilihanku, yang bagi sebagian orang tak diharapkan,” kata Arnoud pada Al Jazeera. “Ini adalah keputusan besar yang sama sekali tak bisa aku anggap enteng.”

Ia mengaku, rekan-rekan di lingkaran dalam partainya sudah lama mengetahui ia secara aktif meneliti Alquran, Hadis, Sunnah, dan tulisan tentang Islam lainnya. “Sudah hampir setahun lamanya. Aku juga sering berdiskusi dengan umat muslim tentang agama mereka.”






Arnoud mengaku, kerap mendengar begitu banyak cerita negatif tentang Islam. “Tapi saya bukan orang yang mengikuti pendapat orang lain tanpa melakukan kajian sendiri.”

Kini, pria 46 tahun itu telah berpisah dengan partai yang dipimpin Wilders dan maju ke pemilihan anggota ke Dewan Kota Den Haag dari jalur independen.

Keputusan Arnoud menjadi muslim mendapatkan reaksi beragam di Belanda. “Sejumlah orang menilai saya pengkhianat. Namun lainnya menganggapku telah membuat keputusan terbaik,” kata dia. “Pada umumnya reaksi yang saya dapatkan positif. Saya juga menerima banyak dukungan di Twitter.”

Ia juga menilai, pandangan negatif Barat terhadap agama Islam mayoritas didasarkan prasangka dan ketidaktahuan. (Ein)



Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Polri: Pengamanan Siaga Satu Pada Aksi 4 November Itu Adalah Berita Hoax

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj541aB05x8SjqVV5uV2NbkNJ8WIsyDHcniZfHI35EUZkDiTYJeDOhLE244f3UTcRYzC911ZFAsiuh4C_F0tEkreUNeY1alm1XFxNDhiLlnxvr5Ofg1JIiZv3j2sbzgeOwjatnAh7qoePk/s1600/Brigadir+Jenderal+%2528Brigjen+Pol%2529+Drs.+Boy+Rafli+Amar.jpg

JAKARTA—Unjuk rasa menuntut penegakan hukum pada kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok yang akan dilakukan 4 November mendatang, diisukan akan mendapatkan pengamanan siaga satu. Isu yang kemudian dibantah oleh Polri sendiri.

Hal tersebut dibantah oleh Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli Amar di Polda Metro Jaya, Sabtu (29/10).

“(Siaga satu) hoax itu,” ujar Boy, seperti dilansir oleh Republika.

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjojSHiQd__A4Eu1zVeBw3knKQ1MN-EoBis_7hiNh7VNXXge9EoQeZL7VZTsJA4K2alXOfEINPaVxJ9zAsIoW9bqg1kJIitXIgLDKbRDui42JFhqor8qpFcbsup7cx3tPD8rCcFbNZnv9X_/s1600/034953900_1461310619-20160422-Penangkapan-Hartawan-Aluwi-GMS-3.jpg

Pengamanan aksi damai itu sendiri akan dikomandoi oleh Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan

“Itu dibicarakan, dalam hal ini tugas dipercayakan ke kapolda. Ini tugas kapolda bersama satuan kewilayahannya polres-polres,” kata Boy.

Aparat akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kepolisian, lanjut Boy, juga akan melalukan komunikasi secara persuasif dengan komponen masyarakat, agar unjuk rasa tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu. Khususnya untuk mengarahkan pada suatu kondisi yang sifatnya pada hal-hal yang anarkistis.

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Duterte Telah Meluncurkan Proyek Anti Kemiskinan di Wilayah Muslim Filipina Selatan


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh1HF3d5WlSfEpVTWkv8UITSlSW4m9Dqm7xF2jdniuKpOSYarADvoKpbW_5K3EiuWGSQNsxbhB9Op_YHQg2G0fTO5qxftzurQYQgFoKMwwJiza2jfb18S43Q6QNI9IuvHS4QboZgzoPZmE/s1600/Rodrigo+Duterte.jpg

ZAMBOANGA – Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah meluncurkan sejumlah proyek yang bertujuan menanggulangi kemiskinan dan keterbelakangan di wilayah Muslim di selatan negara itu.

“Saya membaca dalam data statistik bahwa wilayah Moro merupakan daerah termiskin,” katanya Sabtu kemarin (29/10/2016) saat memperkenalkan program untuk Wilayah Otonomi Muslim Mindanao (ARMM) dan daerah lain di Cotabato City pulau Mindanao.

“Saya berkata kepada anda, saya akan mencurahkan anggaran untuk wilayah Moro. Saya ingin kejadian kelaparan berhenti. Kami akan mencari cara, bahkan hanya untuk makanan anak-anak,” ia menggarisbawahi.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjjqSX273z_oS76yCqfdeZoiaG2T69_EOfyFrue9Mh8ynjsUpngkvIrENu7-NJoJxVhTUNaLUG_gEIRKCJ1hhZ_uAeT9zyLyligtsul0yvBItCyFAy-BPskDAGBaf-hUewFCaEunkSp7QI/s1600/rodrigo-duterte-file-photo_0.jpg

Duterte, presiden pertama negara itu berasal dari Mindanao, Sabtu kemarin bersumpah bahwa wilayah selatan akan menerima bagian yang sama dari kekayaan nasional dengan perlakuan yang sama bagi semua warga Filipina.

“Kami akan memperlakukan Anda sama. Saya akan memastikan bahwa Moro, Kristen atau Igorots akan diperlakukan sama,” tegasnya, seperti dilansir Anadolu Agency.

Menggambarkan Mindanao yanng kaya akan sumber daya alam, ia menekankan perlunya daerah itu untuk mengembangkan sumber daya alam secara sepenuhnya.

“Saya akan meningkatkan tanah air Moro di Mindanao selama saya berkuasa,” tegasnya, sebari menekankan pentingnya masyarakat lokal mendukung upayanya diakhirinya konflik di wilayah selatan tersebut.

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Sunday, October 30, 2016

Felix Siauw: Jika Ahok Sampai Lolos dari Kasus Al Maidah, Berarti Keadilan di Negeri Ini Sudah Mati


http://img.eramuslim.com/media/2016/10/felix.jpg

JAKARTA—Felix Siauw, ustadz, yang juga seorang penulis, angkat bicara mengenai proses penanganan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok terkait surah Al Maidah ayat 51. Menurut Felix jika Ahok lolos dari kasus tersebut, hukum di negeri ini benar-benar sudah mati.

“Yang jelas, jika Ahok lolos dari hukuman dalam kasus penistaan Alquran ini, terang bahwa keadilan di negara ini sudah mati,” kata Felix Siauw di akun Twitter pribadinya, beberapa waktu lalu.

Felix mengatakan tak habis protes berdatangan, tak henti pula aksi demi aksi ditunjukkan umat Muslim. Hari demi hari, kota demi kota, tak pernah sepi dari tuntutan keadilan. Mulai dari menyayangkan, pengumpulan tanda tangan, petisi, kecaman, kutukan, sampai laporan resmi sudah dilayangkan kaum Muslim, namun tetap tak ada hasilnya.

Pihak berwajib, ia melanjutkan, tampaknya kehilangan taji, sampai kini tetap berdiam diri. Alasan demi alasan dikarang, proses hukum harus ditekan, itu pun berjalan sangat lambat. Padahal, menurutnya, video sudah terekam sempurna, penistaan terhadap Alquran dan ulama yang membawanya jelas.

Bahkan rekaman penistaan itu bisa diputar berapakali pun diinginkan. Ulama sudah menegaskan bahwa yang dilakukan Ahok adalah penistaan, pakar linguistik sudah angkat bicara. Masyarakat awam pun tak akan menilai lain selain itu tindak penistaan.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgdB0-0mX_Hc4GyVB7fUplckrqXJxxMQYbKNDeHP5hMZFM0zpzlN_p499y0goQdNtKjj4m0v57_e6vaisj2kjDUewZCf703sw3cJ3zus8WUyNt3EYFHVFHTR6CtCMVcZoDPz6PzhBBNokA/s640/ahok+dan+felix+siawu.png

“Yang sudah jelas dan terang benderang, Muslim Indonesia terluka. Tapi sang penista dan gerombolannya masih bersikeras, ini hanya isu politik, ini kampanye hitam. Sementara umat yang makin marah hari ke hari, terus disudutkan,” ujarnya.

“Mereka yang membela kehormatan diri dan kitab sucinya dikatakan rasis, dianggap merusak kesatuan bangsa. Umat yang masih percaya pada proses hukum, menunggu keadilan tegak,” lanjutnya.

Ia menilai semua bukti sudah di depan mata, mereka masih menanti, dan pertanyaannya, sejauh mana umat sabar. Ia melihat polisi seolah terbelenggu, begitu cepat dan tangkas dalam hal lain tapi dalam pelanggaran yang sudah begitu besar reaksinya, polisi tampak sangat-sangat lambat dan lalai.

“Yang kita tahu, tiap kejahatan pasti ada balasannya, kini atau nanti. Wajib kita bertanya pada pihak berwajib, apalagi yang ditunggu untuk memberikan hukuman yang setimpal buat penista Alquran,” jelasnya.

Satu-satunya cara meredakan amarah umat adalah penegakan keadilan, agar tak terulang hal serupa di masa depan. “Artinya bila penegak keadilan sudah tak bisa diharapkan, bisa jadi keadilan akan mencari cara lain untuk eksis,” tegasnya. 


Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Wow! PPI Turki Hadirkan Ghaida AA Gym di Istanbul





PPI Turki Hadirkan Ghaida AA Gym di Istanbul
PPI Turki kembali mempersembahkan acara Silaturahim dan Sharing bertema “Berbisnis di Era Digital” dengan menghadirkan Ghaida Tsurayya,  Selasa (25/10/2016) di Istanbul. Ghaida adalah putri pertama dai kondang K.H. Abdullah Gymnastiar pemimpin Pondok Pesantren Daarut Tauhid Bandung.

Ghaida yang merupakan Ibu Rumah Tangga yang memiliki 3 anak, namun tetap bisa menjadi designer Muslimah yang aktif di dunia digital.

“Ini yang membuat penasaran para peserta. Kok bisa ya membagi waktu di tengah-tengah perannya sebagai IRT,” sebut Icha Bilal, dari Departemen Ekonomi dan Kewirausahaan PPI Turki.

Ghaida aktif membuat blog sejak tahun 2010. Kemudian ia bisa bertemu dengan teman-teman lainnya yang membentuk Hijabers Community (HC).

Ghaida mengakui bahwa dunia digital sangat berperan penting dalam mengembangkan bisnisnya dan sebaiknya dapat dimanfaatkan oleh anak muda generasi sekarang dengan baik dan semaksimal mungkin.

“Sekarang anak kecil aja udah bisa main iPad, sayang banget kan kalau ga digunakan dengan baik,” ujarnya.

Meskipun anak seorang dai kondang tetapi ia tidak memanfaatkan nama besar bapaknya dalam berbisnis.

“Waktu Ghaida konsultasi sama bapak untuk berbisnis Ghaida disuruh berenang sendiri, sok berenang sendiri we dulu nanti kalau ada masalah baru kasih tau bapak,” ujarnya dengan logat Sunda yang kental.

Acara yang dipandu Nabilah Hayatina Alhafidzah itu semakin meriah dengan tanya jawab dan kuis yang berhadiah sehingga menambah semangat para peserta untuk bertanya. Ghaida pun memberikan doorprize berupa kerudung dari brand-nya sendiri yaitu Gda’s by Ghaida dan juga buku karangan sang bapak.

Acara silaturahmi dan diskusi santai tersebut juga dihadiri Istri Konsulat Jendral Indonesia di Istanbul, Ibu Ine W. Insani.  Para peserta menikmati acara yang berlangsung dengan santai namun bermakna itu.

Icha Bilal sebagai penanggungjawab acara tersebut mengaku sangat bahagia karena acara yang diadakan mendadak tersebut berjalan dengan sukses,

“Sempet deg-degan karena bikinnya bukan pas weekend dan anak-anak masih pada ujian, Alhamdulillah bangkunya penuh sama peserta yang datang. Terimakasih untuk Ibu Konjen, Warung Nusantara, mahasiswa/i dan Masyarakat Indonesia Istanbul (MII) yang sudah menyempatkan hadir di acara ini.”

Acara yang disiarkan melalui radio PPI Turki Bersatu untuk Menginspirasi itu ditutup dengan pemberian cindera mata dan hadiah doorprize.*/kiriman Icha Bilal, Dept Wirausaha & Ekonomi Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki

Rep: Admin Hidcom

Editor: Cholis Akbar




Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !